Cara Membuat Sequence di Adobe Premiere

Ogasite.com – Ketika ingin mengedit video di Adobe Premiere tentu kita harus membuat sequence terlebih dahulu sebagai menampung editing video kita nanti. Akan tetapi pada tahap ini banyak sekali orang yang tidak mengetahui betul untuk membuatnya.

Padahal ini salah satu syarat utama dalam membuat sequence untuk memulai editing video kita nanti. Bagaimana settingan awal sequence ini ?

Disini saya akan menjelaskan secara singkat, namun akan sangat berguna bagi teman-teman yang sering mengedit di adobe premiere pro ini.

Awal pertama saya mengetahui editing dengan adobe premiere, sangat bingung untuk membuat sequence baru karena kalau sembarang tidak akan cocok dengan footage.

Misal kita mempunyai sebuah footage dengan resolusi FHD (1920×1080), dan saat membuat sequence berbeda yaitu 720p maka akan kebesaran nanti dari footagenya.

Walaupun kebesaran, masih kita diakalain misal menggunakan scale to frame jadi otomatis bisa menyesuaikan dengan sequence kita yang akan buat nanti.

Tidak lupa selain resolusi, anda harus memperhatikan FPS ( Frame Rate per Second ) yang standar bisa bervariasi mulai dari 25fps, 30fps dan sangat rekomendasikan 60fps keatas untuk para cinematography.

Bagaimana sih cara mengetahui dalam hal tersebut di footage kita ?

Rekomendasi dari saya Anda harus menginstall software video player seperti VLC, MPC-HC dan lainnya. Karena ini sangat penting untuk melihat detail stock footage kita.

Buka folder footage klik kanan > properties > dan pilih details. Disana Anda dapat mengetahui informasi tentang resoulsi dan fps dari video yang dimaksud.

Cara Membuat Sequence di Adobe Premiere Pro

Pada tahap membuat sequence ini ada beberap hal yang saya akan jelaskan lebih detail dan direkomendasikan kepada teman-teman untuk digunakan.

Langkah Pertama

Seperti biasanya kita membuat sequence dengan cara shorcut Ctrl + N atau File > New > Sequence dan akan tampil seperti berikut ini.

Perhatikan pada tanda merah, paling sering digunakan adalah Digital SLR dan HDV. Lebih saya rekomendasikan adalah Digital SLR.

Apalagi stock footage yang anda gunakan dari sebuah kamera SLR atau Miroless, untuk editing video saya tekankan dengan sequence Digital SLR.

Lah kenapa ada HDV ? Ini sebagai alternatif saja ketika anda ingin membuat video dengan footage alakadarnya ataupun untuk editing ringan saja.

Sebenarnya sih tidak ada perbedaan dari penggunaan ini, hanya menurut saya Digital SLR lebih rekomedasi karena ada settingan dan fitur khusus yang sudah disediakan oleh adobe premiere pro.

Pada tutorial videographer yang saya temukan memang mereka sering menggunakan sequence ini karena sudah standarnya.

Langkah Kedua

Pilih Digital SLR, dan jangan lupa pilih folder sesuai resoulsi yang anda gunakan. Misal saya menggunakan resoulsi 1080p atau FHD dengan 30fps.

Kita akan menemukan kebagian settings dengan beberapa konfigurasi yang harus diperhatikan.

Saya akan membahas lebih detail pada tanda merah gambar diatas, untuk penjelasannya dibawah ini.

Timebase : Pengaturan untuk Frame rate dari sequence yang digunakan, sebetulnya ini pilihan yang harus disesuaikan dengan footage anda. Tambahan, menurut saya settingan paling umum adalah 30fps dan paling bagus di dslr 60fps.

Frame size : Untuk ini sih memang tergantung dari video yang anda gunakan, misalnya disini saya akan gunakan pada resolusi 1920×1080 pixel dengan aspect ratio 16:9. Anda jangan meniru dengan langkah ini, karena setiap orang akan berbeda-beda dalam menggunakan resolusi.

Tips aja menurut saya, sebelum membuat sequence ini anda harus mengetahui resolusi dan fps yang kita gunakan seperti diatas yang saya sudah kasih tau caranya.

Video Preview : Width dan Height akan mengikuti sesuai aturan defaultnya, Anda tidak perlu mengaturnya lagi. Untuk rendering maksimal bisa centang bagian Maximum Render Quality.

Jika sudah dilakukan teman-teman bisa langsung klik OK setelah pengaturan seperti yang saya rekomendasikan, untuk hasilnya seperti dibawah ini.

Anda juga bisa melanjutkan tahap belajar edit video di adobe premiere dengan artikel yang sebelumnya saya sudah publish.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan bagaimana cara membuat sequence yang benar di Adobe Premiere Pro. Insya Allah saya akan terus update artikel seputar adobe premiere pro ini untuk teman-teman. Semoga bermanfaat

 

Tinggalkan komentar